25 November 2011

balang kaca

kalau aku dapat gambarkan situasi aku sekarang,ia akan jadi seperti,
penutup balang kaca yang selama ini mengurung aku telah terbuka ; dan pilihan sama ada untuk meloloskan diri ataupun tetap tinggal di dalam balang kaca itu ada di tangan aku.

tapi entah mengapa,aku lebih senang menari-nari di bibir balang kaca,melengahkan waktu dan seolah-olah membiarkan graviti takdir menarik aku kemana saja.bukannya aku tidak mahu meninggalkan kesakitan dan kesedihan aku di belakang,tapi aku juga barangkali masih terikat dengan sesuatu yang kita semua panggil 'kenangan'.

entahlah.

mungkin ada waktunya,memilih untuk bebas itu terlalu sulit sebenarnya.