10 June 2012

kehilangan

seperti ada sesuatu yang telah hilang dari tempatnya,aku mulakan pencarian dengan menoleh ke belakang.barangkali ia tercicir di sepanjang perlarianku dari masa lepas.namun gelap.aku tak mampu pandang tembus ke waktu kelmarin yang terlalu buram untuk dikenang-kenangkan.tapi jelas,aku masih dapat mendengar gelak tawa dan tangis yang sering menjadi mimpi tanpa undang.

kemudian aku buka kembali kumparan memori,lalu dihamparkan satu - persatu di atas lantai bersimen dingin.aku teliti setiap satunya.ada imejan mereka,kami dan dia.ada yang masih basah dengan tinta masa,dan ada juga yang sudah samar warnanya - sekadar diingat-ingat di kejauhan.mencari sesuatu yang hilang dibalik timbunan rasa ini,seakan mustahil untuk mengetahui bahwa ia pernah wujud denganku satu ketika dulu.

aneh.kehilangan yang meninggalkan jejak kosong di dalam hati,lalu mencetus perih,tapi tidak dapat ditafsirkan apakah ertinya.maka ia tak dapat diubati,melainkan mengulang cari dan cari hingga kelelahan.

dan anehnya lagi,ia adalah sebuah kehilangan yang membawa rindu di hati.

kerinduan pada wajah yang ditinggalkan, masa yang terlewatkan, kesukaan yang terabaikan, kesedihan yang terlupakan, kemahuan yang dikuburkan,
dan kerinduan pada hidup yang seharusnya berlangsung benar.

kerinduan,pada kehilangan yang mungkin takkan kembali menjadi milik sendiri lagi.

* 

aku tak pernah tahu dengan jelas apa yang sudah hilang.namun perasaannya adalah seperti ia pernah menjadi terlalu hampir denganku.mungkin selama ini aku terlalu mencari jauh jejak-jejak yang telah dilalui,tanpa mengira-ngira apa yang tinggal disamping.atau mungkin aku terlalu takut dan gerun pada rasa kesendirian,tanpa mengetahui apa yang setia berada denganku,sehinggalah pada saat aku telah kehilangannya.

atau,mungkin juga,aku tidak pernah mahu mengakui bahwa aku telah lama kehilangan diri sendiri,sehingga aku bermatian menafikan kekalahanku - hanya untuk di sia-siakan.